Friday, October 5, 2018

the melody of love from the harp

Bersyukur telah menjalani sepanjang hari ini dengan baik dan hari ini aku memulai projek besar 

yang akan mengubah diriku selamanya, aku mulai menulis suatu cerita yang nanti nya bakal aku 

publish ke media, mungkin ini masih rencana buat kedepannya tetapi aku yakin bila diriku 

berkonsistensi dalam mengerjakan karya karya yang aku kerjakan, dan bertekun dalam doa, pasti 

karya karya ku akan semakin liar dalam bergerak, amin :D



Kali ini aku akan menyumbangkan puisi :

Harpaku



kuhitung hari hari

kumerenung setiap waktu

sadar akan teriknya matahari

bangun di indahnya rembulanmu


senin ke selasa, terasa hampa

rabu ke kamis, ada harapan

jumat ke sabtu, berbunyi harpa

minggu tiba, harpa pun mengalun


sedihnya k'tika minggu tiba

kadang harpa tak bersuara

hatipun jadi tak tenang.....



puisi ini bercerita tentang seseorang yang sering menghitung hari hari yang dilalui nya sampai 

sampai merenungi alam yang indah, menganalogikan alam tersebut dengan seseorang yang dia idam 

idamkan.

menghitung dari hari senin sampai sabtu, menghitung secerca cerca harapan ingin bertemu dengan 

orang yang diidam idamkan, karena cuma hari minggu bisa bertemu dengan orang tersebut, tetapi 

sedihnya ketika hari minggu tiba, dan dia tidak ada, entah mengapa harpa tersebut tidak mengalun 

dengan indahnya.



ini adalah harpa yang aku analogikan dengan seseorang yang diidam idamkan oleh pribadi utama 

dalam puisi tersebut, ketika harpa ini dimainkan begitu alun suara nya, karena itu pribadi utama

membayangkan dirinya bisa berkarya dengan harpa tersebut dan menghasilkan karya karya indah.








cukup sekian untuk post kali ini, semoga bermanfaat untuk kalian dan sekaligus menutup postingan untuk hari ini

GBU guys :)




No comments:

Post a Comment